Agribisnis & Pasokan Komoditas TerintegrasiJawa Timur • Bondowoso • Paiton • Probolinggo • Sumba NTT
Jahe

PT ASTIVA GLOBAL INDONESIA

Jahe

Jahe melengkapi portofolio komoditas agro Astiva melalui pengadaan terpilih, penanganan pascapanen, dan persiapan produk untuk pembeli komersial.

Divisi Komoditas Agro

Komoditas Jahe

Jahe merupakan pengembangan alami dari portofolio komoditas hasil tanaman Astiva dan selaras dengan referensi produk pertanian perusahaan.

Astiva memposisikan jahe melalui pengadaan terpilih, koordinasi penanganan, dan komunikasi produk yang fleksibel sesuai kebutuhan pembeli.

Lini produk ini dapat mencakup bentuk segar, kering, atau olahan sesuai ketersediaan pasokan dan pembahasan komersial.

Kapabilitas Utama
  • Pengadaan terpilih dan akses produk
  • Penanganan pascapanen dan persiapan produk
  • Fleksibilitas komersial dalam bentuk segar maupun olahan
  • Bagian dari portofolio komoditas agro Astiva yang lebih luas

Visual Produk Jahe

Jahe sebagai bagian praktis dari portofolio agro.

Pembahasan produk jahe didukung oleh konteks pengadaan pertanian, kejelasan bentuk produk, penanganan pascapanen, dan persiapan komersial untuk aplikasi pembeli.

Astiva visualAstiva visualAstiva visual

Model Operasional

Bagaimana divisi ini mendukung pasokan komersial yang terstruktur

01

Pengadaan

Pasokan jahe dimulai dari pengadaan terpilih dan akses komersial yang praktis terhadap komoditas.

02

Persiapan

Penanganan dapat mencakup pengeringan, sortasi, atau persiapan bentuk produk sesuai kebutuhan.

03

Presentasi

Astiva mengomunikasikan produk sesuai aplikasi pembeli dan ekspektasi komersial.

04

Pasokan

Peluang pasokan dikoordinasikan dengan memperhatikan bentuk produk, pengemasan, dan perencanaan pengiriman.

Fokus Kualitas & Dokumentasi

  • Kejelasan bentuk produk dan peninjauan kesesuaian
  • Pemahaman penanganan pascapanen
  • Persiapan fleksibel sesuai kebutuhan pembeli
  • Koordinasi komersial yang jelas

Aplikasi Komersial

  • Aplikasi rempah dan bahan pangan
  • Peluang jahe segar atau olahan
  • Pasokan komoditas komersial
  • Dukungan portofolio multi-komoditas

Standar Keunggulan Produk

Standar Keunggulan Jahe Astiva

Jahe dievaluasi berdasarkan bentuk produk: rimpang segar, jahe kering, atau bubuk jahe. Setiap bentuk memerlukan kontrol mutu berbeda, mulai dari kesegaran dan kebersihan hingga kualitas pengeringan dan stabilitas kadar air.

Acuan: parameter jahe segar dan jahe kering bergaya SNI, spesifikasi pembeli, serta kontrol penanganan internal untuk bentuk segar, kering, dan bubuk.

Standar Jahe Segar

Mutu jahe segar ditentukan oleh kondisi rimpang, kesegaran, kebersihan, dan aroma.

Kesegaran

Excellent Grade
Kulit halus, cerah, tidak keriput
Indikasi Reject
Keriput, busuk, berlendir, atau bau asam

Kondisi rimpang

Excellent Grade
Padat, bersih, minim patah
Indikasi Reject
Patah berlebih atau tekstur lembek

Kebersihan

Excellent Grade
Bersih dari tanah berlebih dan benda asing
Indikasi Reject
Tanah berat, jamur, serangga, atau kontaminasi

Parameter Jahe Kering & Bubuk Jahe

Jahe olahan harus mengontrol kadar air, aroma, tekstur, dan kondisi kemasan.

Jahe kering

Target Excellent
Kadar air 8%–12%, aroma khas jahe, tidak berjamur
Risiko Utama
Kadar air di atas 12%, jamur, bau apek

Bubuk jahe

Target Excellent
Tekstur halus seragam; kadar air rendah stabil; aroma bersih
Risiko Utama
Menggumpal, apek, bubuk tidak seragam, benda asing

Kemasan

Target Excellent
Kemasan bersih, tertutup, food-grade bila diproses
Risiko Utama
Kemasan terbuka, robek, lembap, atau terkontaminasi
Catatan Mutu: Bentuk produk, kemasan, proses, dan kebutuhan uji harus dikonfirmasi berdasarkan aplikasi pembeli dan ketersediaan pasokan.

Pendekatan Komersial

Astiva menstrukturkan pembahasan bisnis berdasarkan spesifikasi produk, jadwal pasokan, kebutuhan kualitas, dokumentasi, ketentuan pengiriman, dan pengaturan pembayaran yang berkelanjutan.

Diskusikan kebutuhan pasokan

Tetap Terhubung Dengan Kami

Untuk pengadaan dan kemitraan, hubungi tim korporat kami.

Mulai Diskusi